TAMBAH VARIASI PERMAINAN PENJAS, FIK UNY SELENGGARAKAN PELATIHAN KIN BALL

Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY bekerjasama dengan FKBI (Federasi Kin Ball Indonesia) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Internasional Kin Ball. Pierre Julien Hamel,  seorang pelatih sekaligus instruktur IKBF (International Kin Ball Federation) dari Kanada, tampak begitu bersemangat membagi ilmu dan pengalaman tentang olahraga tim yang diciptakan pada 1986 oleh seorang profesor Pendidikan Jasmani yakni Mario Demers asal Quebec Kanada. Tidak seperti hampir semua permainan tim lainnya di dunia, Kin Ball tidak dimainkan secara tim satu lawan satu atau secara format individual, namun dimainkan dalam tiga tim sekaligus dan saling bersaing satu sama lain untuk menang pada saat bersamaan. Kin Ball merupakan olahraga yang telah populer di Kanada, Amerika Serikat, Malaysia, Perancis, Denmark, Jerman, Belgia, Spanyol, and Swiss. Permainan ini dimainkan empat orang pada masing- masing tim dan tiap babak pertandingan berdurasi 15 menit dan dimainkan selama 3 babak. 

Menurut Abdul Mahfudin Alim, M.Pd., dosen Prodi PGSD Penjas sekaligus Ketua Panitia Kegiatan tersebut menyatakan bahwa saat ini olahraga bagi siswa sekolah usia 9 tahun ke atas dan universitas di Indonesia memerlukan terobosan dan variasi permainan yang mudah dipelajari dan dilakukan. Untuk itu, kami mendatangkan dan mengadakan program permainan pendidikan jasmani yang mudah dipelajari dan menarik serta mempunyai program kompetisi tingkat dunia, ujarnya. Kin-Ball diharapkan memotivasi siswa sejak dini untuk menyenangi olahraga yang menarik agar kegiatan mereka berolahraga semakin variatif. Peserta kegiatan tersebut adalah para guru olahraga (physical education) sekolah, professional 'sport science' dan mahasiswa olahraga. Harapan ke depan, olahraga Kin Ball semakin populer dan digemari masyarakat Indonesia yang nantinya memiliki tim nasional untuk mengikuti kejuaraan dunia Asian Cup 2018 dan Piala Dunia Kin-Ball 2019. 

Salah satu peserta pelatihan pada September lalu, Riri yang merupakan mahasiswa Prodi PGSD Penjas menyatakan bahwa Kin ball adalah sebuah olahraga kontemporer yang mulai berkembang di Indonesia. Olahraga tim tersebut dirasa sangat asyik,  menarik, dan memiliki tingkat aktivitas gerak peserta yang tinggi. 'Semoga olahraga Kin ball semakin dikenal masyarakat Indonesia', imbuh Riri. Kin ball memiliki nilai moral sebagai olahraga yang menumbuhkan nilai kerjasama, sosial, mengembangkan kemampuan mental, dan menghargai yang mampu menjadi variasi pembelajaran pendidikan jasmani di Indonesia. (SP27)